Tips Membaca Buku “Berat”

 

#1: ada trik jitu membaca buku “berat”, yakni selalu diawali atau dibarengi dengan membaca resensi atau ulasan buku. hal ini juga barangkali memungkinkan penggunaan biaya secara efisien untuk membeli buku. “paling tidak membaca tiga review buku dlu sebelum memutuskan membeli.”

2# : buku tertentu sudah dibuatkan versi audio. ada di youtube, kanal radio (di jogja ada komunitas radiobuku). manfaatkan ini sementara waktu membaca buku fisik semakin terbatas oleh aktivitas menggunakan gawai.

3# membaca buku “berat” tambah berat jika dilakukan sendiri. ada banyak orang yang bisa diajak untuk menjadi partner dalam membaca. mereka bisa menjadi teman diskusi, atau membantu menjelaskan kalimat yang butuh energi untuk dicerna

4# setiap buku “berat” biasanya dilengkapi oleh halaman indeks. gunakan indeks ini untuk mengetahui apa saja yang dibahas dalam buku. lihat kata kunci apa saja yang ada di buku itu melalui indeks.

5# untuk memahami tema “berat” dalam buku, gunakan kamus atau ensiklopedia. misalnya temanya mengenai kekerasan budaya 1965, maka cari ensiklopedia yang membahas tentang kebudayaan di Indonesia.

6# membaca buku “berat” memberi anda kekuatan yang lebih. menjadikan sosial media sebagai sumber pengetahuan tidak direkomendasikan. karena apa yang anda renungkan akan serupa dengan yang juga dibaca oleh tetangga atau teman anda. tidak ada yang baru. sifat viral sosial media hanya menjadikan informasi bersebar, tapi tidak memberi dampak pada kualitas konten.

..bersambung

Mahasiswa Pasca sarjana UIN Sunan Kali Jaga. Sehari hari sebagai kurator di Rumah Baca Komunitas dengan gelar Sunan Kalibedog. Mantranya yang paling menggetarkan adalah “membaca, menulis, dan menanam”. Itu sudah cukup perkenalannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *