Buaya Pelupa Baca Buku

Judul aslinya tulisan ini adalah Boyolali Baca Buku 2017 untuk kepentingan rahasia judulnya diganti. Semoga bukan bagian dari keburukan bulan Oktober ini. Silakan simak bagaimana semangatnya seorang Tamia yang energinya berlebih untuk urusan perbukuan (redaksi).

Secara pribadi saya mengapresiasi benar untuk event Boyolali Baca Buku 2017, terutama kepada penerbit Galang Press Group yang mengajak kami secara pribadi membuka pasar buku di Kabupaten Boyolali.

Sebagai daerah yang belum pernah kami garap, dengan akses baik yang diusahakan penuh oleh Galang Press saya selalu menyadari satu hal bahwa kekuatan dalam mengenalkan sesuatu yang baru dan belum begitu familiar selalu berasal dari sebuah dukungan, entah itu dari pihak manapun.

Dinas Pendidikan & Kebudayaan Kabupaten Boyolali yang ditunjuk langsung oleh Bupati Boyolali sebagai garda depan kami dalam melaksanakan event ini melaksanakan kerjasama dengan baik. Tanpa pengerahan massa yang kuat atas yang sudah dilakukan bisa jadi pelaksanaan ini tidak begitu kuat dalam hal proses mengenalkan.

Dalam beberapa daerah yang kami kunjungi, selalu ada daerah – daerah yang sulit kami tembus. Kami menganggapnya bukan karena minat bacanya rendah, tapi bisa jadi karena terbatasnya pengetahuan mereka terhadap buku yang beragam.

Beberapa orang selalu sengaja datang untuk membeli buku – buku yang mereka incar, memanfaatkan ajang pameran yg mungkin dianggap sebagai media yang jarang terjadi, beberapa datang hanya untuk melihat – lihat lalu pergi, kemudian beberapa datang hanya untuk menumpang membaca, menganggap bahwa pameran buku adalah sebuah media perpustakaan berjalan. Lalu beberapa lainnya datang karena tidak punya tujuan, melihat, tidak sengaja tertarik dan akhirnya membeli. Hal ini selalu terjadi di setiap daerah.

Boyolali, sebagai daerah baru yang kami datangi. Semoga akan rindu kembali untuk kami hadir. Semakin mengenal dan semakin tertarik terhadap buku.

Dengan segala keterbatasan & kekurangan kami. Saya rasa, Galang sebagai penyelenggara memberikan warna yang sangat berbeda dalam event kali ini. Akses – akses dalam mendatangkan tokoh – tokoh yang mumpuni dalam dunia entertain dan literasi di sebuah daerah yang belum terbaca “ketertarikannya” adalah suatu keberanian untuk mengisi roh dari sebuah event.

Sampai jumpa dan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat

#SejutaBukuUntukIndonesia

Penulis dan Pegiat perbukuan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *